Mendaki
Mari kita bicara tentang jalan mendaki gunung karena jalan untuk menuruni gunung jauh lebih mudah gampang dan cepat. Menuju puncak itulah tujuannya merangkak, berjalan, mendaki semua usaha untuk mencapai puncak gunung, segala usaha, keringat, air mata, tenaga bahkan darah semua lebur dalam usaha itu, setapak demi setapak apalagi pendakian semakin tinggi jalan makin sulit, licin, curam dan berangin yang siap menghempas kita. Read more…
Merdeka
Apakah kita adalah mahluk yang merdeka? Benarkan kita telah lepas dari belenggu penjajahan?. Kemerdekaan secara dimensi fisik kemungkinan sudah tapi apakah secara psikis kita telah merdeka? Apakah kita sudah bisa menentukan kehendak kita sendiri ataukan masih dalam bayang-bayang ketakutan dan ketidak berdayaan, apakah masih dalam kebimbangan dalam bertindak? Apakah kita masih takut untuk mengungkapkan kebenaran dan bersikap untuk hal ini?Apakah selalu ada paradox yaitu orang baik pasti lebih lemah dari pada orang jahat?
Jangan sekali-kali mengerdilkan peran Tuhan disini, jika kita dalam jalanNYA tidak perlu ada yang di khawatirkan, di bimbangkan apalagi di takutkan tetaplah melangkah menapaki hidup ini.Guru yang paling agung adalah ALAM yang memberikan pengALAMan kepada kita, semua itu untuk membentuk karakter kita agar lebih baik dari hari kehari. Read more…
Mencari Pasangan Hidup
Apakah cantik? Apakah ganteng? Apalah kaya? Anak siapa? Dari mana? Kerja dimana? Dimana sekolah? Dan seterusnya itulah pertanyaan jika seseorang baru mempunyai pacar atau calon suami, pertanyaan yang hanya menyentuh ranah fisik. Apakah hanya itu kriteria untuk mencari pasangan hidup yang baik? Dari penampilan luar dan kemampuan materinya?
Apakah dengan kriteria itu sudah bisa membahagiakan kita secara lahir dan batin. Mencari pasangan hidup yang sempurna sepertinya tidak akan pernah ketemu kecuali kita mencintai diri sendiri, yang kita dapatkan adalah yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan, yang kita butuhkan untuk membuat hidup kita ini sebagai ladang pelayanan untuk sesama.
Jarang ditanyakan tentang ahlaknya, kepribadiannya, karakternya padahal ini yang menentukan kebahagian yang lebih hakiki yaitu kebahagian hati, bukan hanya kebahagian badani. Read more…
Gowes
Go green, go healty and gowes heheh mudah-mudahan ini menjadi kebiasaan dan berakar menjadi budaya kita, senang sekali melihatnya, tanpa sadar bibir bernyanyi haha memang benar adanya manusia sebagai mahluk penyanyi, dan setiap detail alam adalah irama nyanyian, bahkan teori penciptaan alam semesta big-bang nya steven hawkin, saat meledak pastilah itu adalah sebuah nyanyian, sebuah irama, sebuah lagu dari sang pencipta alam, gita, bhagawadgita, Nyayian Tuhan.
Tanpa sadar memasuki pikiran yang meditatif kembali ke sepeda, teringat sebuat quote dari sang pengendara cahaya “life is riding a bicycle, to keep your balance you must keep moving… “ mengayuh, mencoba bangkit jika jatuh, menaiki sepeda lagi, keep moving …
Bunga Sakura
Anugrah hanya terjadi di saat ini, tidak ada yang menjamin esok masih ada, maka selayaknya masa lalu adalah sebuah keindahan karena semua kita jalani dengan keiklasan dan penuh rasa tanggungjawab, masa lalu adalah tangga-tangga yang mengantar pada ketinggian pencapaian hari ini.
Pergunakan masa kini sebagai pahat pembentuk dari hidup kita yang indah, terkadang pahat itu mengiris lembut, menghentak keras, merobek, mengoyak membentuk karya seni hidup ini, mari belajar dari mekarnya bunga sakura, mekar bersemi hanya dalam waktu singkat, mereka gugur di puncak kematangannya akan tetapi tetap abadi dalam keindahannya. Oleh karena itu mari belajar untuk senantiasa menghagai detik demi detik kehidupan dan menghargai serta menikmati momen-momen kehidupan sebagai sesuatu yang indah. Read more…
Indahnya Mencinta
Kenapa disaat pacaran kita melakukan hal yang terbaik, semua kebaikan kita keluarkan bahkan paksa untuk menjadi, semua toleransi, semua maaf, semua manisnya senyuman, semua lembutnya sentuhan perhatian, semua hangatnya cinta kita persembahkan untuk menyematkan indahnya senyum di bibirnya.
Dan disaat sudah bersama, kebersamaan di materaikan dengan komitmen dan di sahkan dengan serentetan tanggung jawab semua itu kilaunya memudar? Kemanakah kehangatan? Kemanakah kelembutan? Kemanakah tutur katamu yang lembut?, dimanakah senyum manismu?, dimanakah maafmu?, dimanakah toleransimu?, dimanakah selimut cinta yang selama ini menghangatkan hati ini?
Berubah
Kalau super hero pasti akan melakukan perubahan ke wujud yang lebih kuat dan lebih baik yang semuanya itu di gunakan untuk menyelamatkan dunia, kita sebagai mahluk Tuhan yang paling sempurna juga di berikan kemerdekaan untuk berubah akan tetapi sebuah kemerdekaan terkadang bisa di salah gunakan sehingga ada sebuah persimpangan untuk memaknai sebuah kemerdekaan dari perubahan, yaitu berubah kearah yang lebih baik atau berubah kearah yang lebih buruk.
Untuk berubah bagi seseorang adalah sebuah komitmen dari diri sendiri yang lahir dari sebuah kesadaran diri, untuk bisa meninggalkan sebuah zone nyaman yang selama ini disebut jadi diri, inilah saya dan walaupun itu salah tetapi dunia harus menerima saya apa adanya. Read more…
Ulangan
Ulangan siapa yang tidak kenal kata ini, sebuah akhir dari periode pembelajaran di tutup dengan sebuah aktifitas mengulang apa yang dijelaskan oleh pengajar di lembaran kertas yang isinya dipenuhi oleh penyebutan dan definisi, di perlukan sebuah ingatan kuat untuk berhasil dalam proses ini.
Dalam pelaksanaannya karena ini adalah sebuah kulminasi maka mereka seperti muntah setelah selama ini di jejali oleh pengajar dengan serentetan istilah, definisi dan penjelasan, siswa seolah memuntahkan semuanya dalam kertas ulangannya dan setelahnya mereka sudah tidak ingat apa yang pernah di simpan di otaknya melalui proses belajar menghapal yang mereka lakukan.
Dan semua ini dinilai dengan angka, apakah arti sebenarnya dari angka ini 70, 80 atau mungkin 100 ? bagi saya pribadi angka tersebut adalah sebuah persentase dari penguasaan materi jadi tentunya pengajar memiliki penguasaan materi 100% sehingga mereka dapat mengukur siswanya dengan angka ini, jika penguasaanya 70 berarti 70% siswa sudah menguasai materi. Read more…
24
Kita di karuniai oleh Tuhan waktu yang sama dalam sehari, 24 jam waktu di setiap lembaran hari, saat terbangun dari tidur sudah terbentang rangkaian waktu yang disediakan Pencipta untuk kita. Yang terjadi dalam rentang waktu itu dibiarkan majemuk oleh Yang Kuasa, kita di berikan kebebasan untuk mengisinya dengan hal yang baik, buruk ataupun kita juga diperkenankan untuk menyianyiakannya, inilah kemerdekaan yang dimiliki oleh manusia dalam menjalankan roda kehidupannya. Read more…
Nama
Akhirnya kembali word processing ku seperti dulu bebas lepas tanpa banyak aturan penulisan yang kadang membuat tarian jemari kurang lincah dan riang.
Ada sebuah kegelisahan disaat kerja keras selama 9 hari rampung, 12 jam sebelum ujian ingin rasanya membatalkan semua ini.
Saat kita dilahirkan kita dianugrahi nama sebagai pembeda, penyebut, panggilan, sekaligus doa dari para orang tua kepada anaknya, setelahnya banyak nama yang di berikan kepada kita oleh sanak saudara dan teman sebagai tanda kasih mereka ke kita kemudian pendidikan dan spiritualitas memberi kita nama sebagai bentuk tanggung jawab yang di emban dalam kehidupan masyarakat.
Pemberian nama adalah proses akhir perjalanan yang sekaligus menjadi proses awal perjalanan berikutnya.
Dampak lagu untuk kesehatan fisik dan psikis
Apa yang terlintas di benak kita saat membaca kata-kata ini , keong racun wow booming sekali lagu ini , tapi pernahkah terpikir dampak lagu ini . Pertama mari simak dari judulnya keong racun , keong racun sebenarnya adalah keong mas , yaitu hama bagi para petani padi , parasit yang menggagalkan panen petani , konteknya sudah sangat negatif , nama hama jadi judul lagu , sekarang mari kita cermati dari sisi liriknya
Namaku Wanita
Namaku Wanita
Rupaku Cantik
Namaku Wanita
Perhiasanku kebahagiaan
Namaku Wanita
Senyumku Kedamaian
Namaku Wanita
Wujudku Keindahan
Namaku Wanita
Nafasku Kelembutan
Namaku Wanita
Hatiku Cinta
Namaku Wanita
Logikaku Rasa
Namaku Wanita
Kesempurnaanku Ibu
Namaku Wanita
Telapak kakiku Surga
Namaku Wanita
Kesaktian Pancasila
Biasanya kemarin malam , acaranya nonton tapi sambil sedikit ngeri-ngerian , jauh lebih menakutkan dari film hantu yang sekarang lagi marak , sudah segala jenis hantu di film kan baik di layar perak maupun layar kaca sampai terkadang kita mengerutkan dahi karena banyak berkembang hantu spesies baru atau hantu kena mutasi genetika sehingga wujud hantu semakin banyak mungkin kalau Mendel masih hidup akan diteliti jenis hantu yang sudah di film kan mana hantu yang merupakan keturunan murni mana yang hantu jenis hibrida atau persilangan heheh , ya nonton film G 30 S PKI yang jujur masih meninggalkan kengerian dalam diri saya. Read more…




Recent Comments